in ,

50 Persen, Nilmaizar Angkat Bicara Soal Pemangkasan Gaji Pemain dan Pelatih di ‘Extraordinary Competition’

Persela Lamongan

Nilmaizar dan skuad Persela musim 2019 lalu/istimewa

Jakarta, bolabeten – Nilmaizar, pelatih Persela Lamongan angkat bicara terkait persentase penerapan gaji pemain yang direkomendasikan PSSI untuk klub-klub di lanjutan Liga 1 2020, Oktober 2020 – Februari 2021 nanti.

Eks pelatih PS Tira asal Payakumbuh, Sumatera Barat ini menyakini manajemen Persela Lamongan akan mengikuti kebijakan PSSI yang membolehkan renegosiasi gaji maksimal sebanyak 50 persen dari kontrak awal di masing-masing klub.

Itu sesuai SK PSSI, SKEP/53/VI/2020 tertanggal 27 Juni 2020, pada poin ketiga, peserta kompetisi Liga 1 2020 dipersilakan memangkas gaji skuatnya hingga 50 persen.

“Iya pemotongan gaji 50 persen, dan saya sudah bicara sama manajemen, mereka biasanya ikut regulasi. Kemarin 25 persen tetap dibayarkan sampai hari ini atau bulan ini,” ujar Nil, Sabtu (11/7/2020) di sela laga Football Is Back di lapangan Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan.

Diberitakan bolanet, Nil tidak menyangsikan komitmen pemain asingnya yang gajinya juga ikut terpangkas sesuai regulasi PSSI.

Dokumentasi : Liga Indonesia Baru

Menyoal itu, Nil mengatakan pemain-pemain asing Persela Lamongan masih berada di Indonesia. Dan kecil kemungkinan mengambil langkah serupa Petteri Pennanen, pemain asing Tira Persikabo yang belum lama ini mengucapkan salam perpisahan kepada timnya.

Dimana salah satu penyebabnya, Gelandang asal Finlandia itu mengaku berat untuk datang ke Indonesia karena kebijakan pemangkasan gaji

“Pemain asing kita masih ada disini, ada di apartemen di Surabaya. Gaji mereka masih dibayarkan sesuai regulasi. Mereka tidak protes dengan situasi yang ada. Jadi, sampai hari ini semua kebutuhan mereka kan terbayarkan,” tuturnya.pria 50 tahun yang sudah memiliki cucu itu. (*)

sumber : bolanet.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Persiapan Lanjutan Liga 2 2020, Pemain Semen Padang FC Berkumpul Usai Idul Adha?

Laga Tarkam Brutal di Stadion Patriot Bekasi, Pemain Sampai Injak Muka Wasit